Senin, 03 Februari 2020

CONTOH KARYA ILMIAH POPULER

:

BAHAYA MEROKOK, PENYIMPANGAN SEK, MINUMAN KERAS DAN NARKOBA 

                                                 1. PENDAHULUAN

I. Latar Belakang Masalah
    Masa remaja merupakan masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat, pola perilaku, dan juga penuh dengan masalah-masalah (Hurlock, 1998). Oleh karenanya, remaja sangat rentan sekali mengalami masalah psikososial, yakni masalah psikis atau kejiwaan yang timbul sebagai akibat terjadinya perubahan sosial (TP-KJM, 2002). Masa remaja merupakan sebuah periode dalam kehidupan manusia yang batasannya usia maupun peranannya seringkali tidak terlalu jelas. Pubertas yang dahulu dianggap sebagai tanda awal keremajaan ternyata tidak lagi valid sebagai patokan atau batasan untuk pengkategorian remaja sebab usia pubertas yang dahulu terjadi pada akhir usia belasan (15-18) kini terjadi pada awal belasan bahkan sebelum usia 11 tahun. Seorang anak berusia 10 tahun mungkin saja sudah (atau sedang) mengalami pubertas namun tidak berarti ia sudah bias dikatakan
sebagai remaja dan sudah siap menghadapi dunia orang dewasa. Ia belum siap menghadapi dunia nyata orang dewasa, meski di saat yang sama ia juga bukan anak-anak lagi.

    Berbeda dengan balita yang perkembangannya dengan jelas dapat diukur, remaja hampir tidak memiliki pola perkembangan yang pasti. Dalam perkembangannya seringkali mereka menjadi bingung karena kadang-kadang diperlakukan sebagai anak-anak tetapi di lain waktu mereka dituntut untuk bersikap mandiri dan dewasa. Memang banyak perubahan pada diri seseorang sebagai tanda keremajaan, namun seringkali perubahan itu hanya merupakan suatu tanda-tanda fisik dan bukan sebagai pengesahan akan keremajaan seseorang. Namun satu hal yang pasti, konflik yang dihadapi oleh remaja semakin kompleks seiring dengan perubahan pada berbagai dimensi kehidupan dalam diri mereka. Untuk dapat memahami remaja, maka perlu dilihat berdasarkan perubahan pada
dimensi dimensi tersebut.

II. Rumusan Masalah

     Adapun rumusan masalah adalah sebagai berikut :
Untuk menggambarkan bahaya merokok, penyimpangan sek pada remaja, dan bahaya penyalahgunaan minuman keras dan narkoba.

III. TUJUAN

    Supaya pembaca lebih mengerti tentang bahaya merokok, penyimpangan sek pada remaja, dan bahaya penyalahgunaan minuman keras dan narkoba. Supaya pembaca menyadari bahwa merokok, penyimpangan sek pada remaja, dan bahaya penyalahgunaan minuman keras dan narkoba dapat merusak tubuh manusia.

2. PEMBAHASAN

2.1 REMAJA DAN ROKOK

     Di masa modern ini, merokok merupakan suatu pemandangan yang sangat tidak asing. Kebiasaan merokok dianggap dapat memberikan kenikmatan bagi si perokok, namun dilain pihak dapat menimbulkan dampak buruk bagi si perokok sendiri maupun orang – orang disekitarnya. Berbagai kandungan zat yang terdapat di dalam rokok memberikan dampak negatif bagi tubuh penghisapnya. Beberapa motivasi yang melatarbelakangi seseorang merokok adalah untuk mendapat pengakuan (anticipatory beliefs), untuk menghilangkan kekecewaan ( reliefing beliefs), dan menganggap perbuatannya tersebut tidak melanggar norma ( permissive beliefs/ fasilitative) (Joewana, 2004). Hal ini sejalan dengan kegiatan merokok yang dilakukan oleh remaja yang biasanya dilakukan didepan
orang lain, terutama dilakukan di depan kelompoknya karena mereka sangat tertarik kepada kelompok sebayanyaatau dengan kata lain terikat dengan kelompoknya.

Penyebab Remaja Merokok antara lain:

2.1.1. Pengaruh 0rangtua

Salah satu temuan tentang remaja perokok adalah bahwa anak-anak muda yang berasal dari rumah tangga yang tidak bahagia, dimana orang tua tidak begitu memperhatikan anak-anaknya dan memberikan hukuman fisik yang keras lebih mudah untuk menjadi perokok dibanding anak-anak muda yang berasal dari lingkungan rumah tangga yang bahagia (Baer & Corado dalam Atkinson, Pengantar psikologi, 1999:294).

2.1.2. Pengaruh teman.

Berbagai fakta mengungkapkan bahwa semakin banyak remaja merokok maka semakin besar kemungkinan teman-temannya adalah perokok juga dan demikian sebaliknya. Dari fakta tersebut ada dua kemungkinan yang terjadi, pertama remaja tadi terpengaruh oleh teman-temannya atau bahkan temanteman remaja tersebut dipengaruhi oleh diri remaja tersebut yang akhirnya mereka semua menjadi perokok. Diantara remaja perokok terdapat 87% mempunyai sekurang- kurangnya satu atau lebih sahabat yang perokok begitu pula dengan remaja non perokok (Al Bachri,1991)

2.1.3. Faktor Kepribadian.

Orang mencoba untuk merokok karena alasan ingin tahu atau ingin melepaskan diri dari rasa sakit fisik atau jiwa, membebaskan diri dari kebosanan. Namun satu sifat Kepribadian yang bersifat prediktif pada pengguna obat-obatan (termasuk rokok) ialah konformitas sosial. Orang yang memiliki skor tinggi pada berbagai tes konformitas sosial lebih mudah menjadi penggunadibandingkan dengan mereka yang memiliki skor yang rendah (Atkinson, 1999).

2.1.4. Pengaruh Iklan.

Melihat iklan di media massa dan elektronik yang menampilkan gambaran bahwa perokok adalah lambang kejantanan atau glamour, membuat remaja seringkali terpicu untuk mengikuti perilaku seperti yang ada dalam iklan tersebut. (Mari Juniarti, Buletin RSKO, tahun IX,1991).
Merokok pada umumnya sangat berbahaya pada diri kita maupun diri orang lain disekitar kita. Dalam rokok banyak mengandung Nikotin yang dapat merusak organ tubuh manusia, daintaranya yaitu Kanker, serangan jantung, impotensi, dan gangguan kehamila dan janin.

3. PENUTUP
3.I. Kesimpulan

Pencegahan harus lebih diutamakan dari pada pengobatan. Jangan sekali kali mencoba untuk merokok karena hamper dari semua yang terjerumus berawal dari coba coba. Pikirkan bentuk pergaulan. Pencegahan lebih baik dari pada pengobatan

3.II. Saran

Menekan pada pencegahan maka perlu dipikirkan upaya upaya yang lebih sungguh sungguh dan terpadu : di sekolah, di rumah dan melibatkan pihak pihak lain.

DAFTAR PUSTAKA

Atkinson (1999). Pengantar Psikologi. Jakarta: Penerbit Erlangga.
Direktorat Kesehatan Jiwa Masyarakat (2001). Buku Pedoman Umum Tim
Pembina, Tim Pengarah & Tim Pelaksana Kesehatan Jiwa. Direproduksi oleh
Proyek Peningkatan Kesehatan Khusus APBD 2002.
Hurlock, E.B (1998). Perkembangan Anak. Alih bahasa oleh Soedjarmo &
Istiwidayanti. Jakarta: Erlangga.
Kozier, B (1991). Fundamental of Nursing : Concept, Process, and Practice.
Fourth Edition. California : Addison-Wesley Publishing Company.
Mappiare, A. (1992). Psikologi Remaja. Surabaya: Usaha Nasional.
Stuart & Sundeen (1998). Principle and Practice of Psychiatric Nursing. 6 th. Ed.
Philadelphia: The C V Mosby.
Azwar, S. 2002. Sikap Manusia, Teori Dan Pengukurannya. Yogyakarta. Pustaka
Pelajar Offset

Karya Tulis Ilmiah Tentang Pendidikan Karakter

Karya Tulis Ilmiah Tentang Pendidikan Karakter

Pendidikan Karakter
Permainan Tradisional

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

     Permainan atau disebut juga dengan dolanan tradisional memiliki karakteristik yang memiliki dampak positif bagi perkembangan anak. Kata bermain untuk anak adalah refleksi pembebasan jiwa dari keterkaitan dengan aturan orang tua.
Ketika anak bermain, ia akan mengekspresikan kegembiraan hatinya serta berkomunikasi dengan teman sebayanya. Sehingga, anak bisa belajar bersosialisasi dan juga bergaul dengan lingkungan sekitarnya.

2. Rumusan Masalah
  • Apa pengertian dolanan tradisional?
  • Apa pengaruh dolanan tradisional didalam membentuk karakter anak?
3. Tujuan Penelitian
     Untuk mengetahui pengertian dari dolanan tradisional dan juga pengaruhnya terhadap karakter anak.

BAB II
PEMBAHASAN

1. Dolanan Tradisional
    Kata dolanan adalah suatu kata yang diambil dari bahasa Jawa. Kata dolanan yaitu mempunyai arti mainan atau juga permainan. Sedangkan kata tradisional merupakan cara berpikir dan juga tingkah laku yang sesuai dengan adat dan sudah ada sejak zaman dahulu kala.
Dolanan anak disebut juga sebagai simbbolisasi pengetahuan yang secara turun temurun sejak dahulu kala dan juga mempunyai berbagai macam fungsi didalamnya.

2. Pendidikan Karakter
     Secara sederhana, pendidikan karakter adalah segala usaha yang bisa dilakukan untuk memengaruhi karakter para siswa. Usaha tersebut dilakukan supaya seseorang bisa memahami pentingnya karakter yang positif didalam diri.
      Pendidikan karakter menurut Thomas Lickona yaitu pendidikan tentang sikap yang meliputi ilmu sampai tindakan. Tidak hanya itu, perasaan juga termasuk ke dalam pendididkan karakter.

BAB IV
PENUTUPAN
Kesimpulan
     Dolanan tradisional tidak hanya sekedar permainan yang akan memberikan efek gembira. Banyak manfaat yang ada di dolanan tradisional. Dianatara manfaatnya yaitu membuat otak semakin cerdas dan pintar.
     Dolanan tradisional anak juga dapat membentuk karakter anak seperti meningkatnya kerja sama dengan orang disekitarnya.

Karya Tulis Ilmiah Tentang Kesehatan

Karya Tulis Ilmiah Tentang Kesehatan

Tentang Kesehatan

Cara Menjaga Kesehatan

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang
     Kesehatan merupakan sesuatu yang harus dijaga oleh setiap insan. Seseorang tidak akan bisa melakukan aktivitas apapun ababila tubuhnya tidak sehat.
Banyak cara yang bisa dilakukan dalam menjaga kesehatan tubuh kita. Salah satunya dengan cara menjaga asupan gizi yang dimakan
Selain itu, olahraga juga sangat perlu untuk dilakukan. Sebagai tambahan, Tidur pada siang hari juga mempunyai beberapa manfaat.

2. rumusan Masalah
  • Apa saja yang bisa kita lakukan dalam menjaga kesehatan?
  • Bagaimana pengaruh tidur siang terhadap kesehatan tubuh?
3. Tujuan Penelitian
    Untuk mengetahui cara yang bisa dilakukan menjaga tubuh serta memahami pengaruh tidur siang bagi kesehatan tubuh

BAB II
PEMBAHASAN

1. Cara Menjaga Kesehatan
    Menjaga Kesehatan merupakan sesuatu yang wajib untuk dilakukan. Cara-cara yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan diantaranya sebagai berikut:
  • Penuhi kebutuhan mineral dan juga vitamin tubuh
  • Konsumsi makanan yang memenuhi empat sehat lima sempurna
  • Olahraga teratur
  • Tidur yang cukup
  • Jauhi minuman yang beralkohol
2. Pengaruh Tidur Siang
     Tidur siang sering dilakukan seseorang pada usia dini. Akan tetapi, aktivitas tersebut juga banyak dilakukan oleh usia dewasa. Pengaruh tidur siang terhadap lesehatan tubuh diantaranya yaitu:
  • Bisa menurunkan tekanan darah rendah
  • Bisa menurunkan rasa gelisah dan juga sedih
  • Menghilangkan rasa lelah.
BAB III
PENUTUP

Simpulan

Tidur siang adalah salah satu hal yang bisa dilakukan untuk menjaga kesehatan tubuh kita. Kegiatan tersebut mempunyai beberapa manfaat. Akan tetapi, tidur siang harus dilakukan seuai dengan waktu yang tepat.
Jika aktivitas tersebut dilakukan dengan berlebihan maka akan menimbulkan efek buruk lain. Sehingga, segala aktivitas haruslah dilakukan sesuai dengan porsinya masing-masing. Jangan sampai justru akan menurunkan kebugaran tubuh.

Karya Tulis Ilmiah Remaja

Karya Tulis Ilmiah Remaja Singkat

Contoh Karya Tulis Ilmiah Remaja Singkat

Pengaruh Media Air Perendaman Terhadap Kecepatan Perkecambahan Tanaman Kacang Merah

Latar Belakang

    Nusantara merupakan negara agraris yang sangat kaya akan hasil alam atau pertanian, salah satu jenisnya adalah kacang-kacangan.  Kacang-kacang merupakan bahan pangan yang bermanfaat sebagai sumber dan protein sudah lama dimanfaatkan oleh penduduk Asia, Amerika latin, Afrika, dan negara lainya.
    Dinegara kita Indonesia memiliki lebih dari 12.000 jenis kacang-kacangan, diantaranya yaitu kacang tanah, kacang merah, kacang hijau, kapri, koro, dan kedelai. Kacang merah merupakan bahan makanan yang berguna untuk menurunkan kolesterol. Selain menurunkan kolesterol kacang merah juga memiliki manfaat sebagai untuk mencegah kadar gula tinggi ditubuh karena kacang merah memiliki kandungan serat yang sangat tinggi.
     Didalam 100 gram kacang merah kering, dapat menghasilkan 4 gram serat terisi dari serat larut dalam air dan serat yang tidak larut air. Protein yang terkandung didalam kacang merah mempunyai manfaat bagi tubuh terutama untuk kesehatan jantung.
     Kacang tanah berbentuk biji, secara sederhana apabila biji terssebut jatuh ke tanah , maka dalam jangka waktu tertentu biji tersebut mengeluarkan tunas oleh karena itu jenis kacang-kacangan merupakan tanaman yang sangat mudah untuk ditanam.
     Proses itulah yang dinamakan dengan perkecambahan. Kacang merah mempunyai nama ilmiah Phaseolus Vulgaris proses perkecambahan dapat dipengaruhi dari faktor dalam dan faktor luar. Faktor dalam yang disebabkan oleh berupa gen dan hormon.
Sedangkan faktor luarnya adalah berupa susu, cahaya matahari, kelembapan, dan nutrisi yang sangat berpengaruh dalam perkecambahan. Faktor-faktor tersebut sangat berperan penting bagi pertumbuhan kacang.
      Contohnya saja cahaya matahari, dengan bantuan dari cahaya matahari tumbuhan dapat hidup dengan baik. Selain itu cahaya matahari juga sangat membantu dalam proses pertumbuhan, perkecambahan, dan fotosintesi dari tumbuhan tersebut. Kita tidak akan bisa mengetahui perbedaan yang terjadi pada perkecambahan dan pertumbuhan tanaman kacang merah jika kita merendam bijinya dengan jenis air yang berbeda. Untuk itu penulis memilih topik yang berjudul “Pengaruh Media Air Perendaman Terhadap Kecepatan Perkecambahan Tanaman Kacang Merah”

Rumusan Masalah
Dari latar belakang tersebut dapat dirumuskan suatu masalah yaitu:
1. Bagaimana kecepatan perkecambahanantar biji kacang merah yang direndam diair PAM dengan biji kacang merah yang direndam diair kelapa muda?

Tujuan Penelitian
 Berdasarkan rumusan masalah diatas, maka tujuan penelitian karya tulis ilmiah ini adalah untuk mengetahui dan menganalisis kecepatan perkecambahan antara kacang merah yang direndam diair PAM dengan kacang merah yang direndam diair kelapa muda.

Manfaat Penelitian
1. Bagi siswa
    Penelitian ini digunakan sebagai pembelajaran dalam penulisan dan penyusunan karya ilmiah yang benar, penelitian tersebut merupakan salah satu materi pembelajaran yang dapat berguna dijenjang pendidikan lebih tinggi dan untuk menanamkan nilai-nilai ilmiah terhadap siswa.
2. Bagi sekolah
    Dari penelitian yang penulis lakukan ini, diharapkan agar hasilnya dapat digunakan sebagai bahan referensi dan pemberdayaan perpustakaan, yang nantinya sebagai bahan acuan didalam penelitian-penelitian lebih lanjut bagi siswa selanjutnya.
3. Bagi pelajaran Biologi
    Dapat digunakan sebagai literatur dalam pelajaran biologi dimasing-masing sekolah, untuk mengetahui faktor-faktor yang dapat berpengaruh terhadap perkecambahantanaman, dalam hal ini tanaman kacang merah.

Karya Tulis Ilmiah Singkat

Karya  Tulis Ilmiah Singkat dan Benar

Singkat Dan Benar

Dampak Internet Bagi Anak

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

     Internet dapat dibilang salah satu penemuan terbaik dalam sejarah perkembangan teknologi. Seluruh manusia dibelahan bumi manapun dapat saling bersentuhan.
Kecanggihan yang ia tawarkan membuatnya dapat diakses segala usia. Sehingga, internet juga sering bahkan selalu dipergunakan anak. Dengan kondisi emosi anak yang masih “labil”, internet memiliki pengaruh besar.
2. Rumusan Masalah

    Bagaimana dampak negatif internet bagi anak?

3. Tujuan Penelitian
     Untuk mengetahui dan menjelaskan dampak negatif internet bagi anak.

BAB II
PEMBAHASAN

Dampak Negatif Internet Bagi Anak
     Internet kini sudah menjadi kebutuhan primer bagi anak. Namun, tidak semua anak dapat memanfaatkan internet sesuai kaidahnya. Oleh karena itu, dampak negatif internet diantaranya, yaitu:
  1. Menimbulkan keinginan anak untuk kekerasan
  2. Membuat anak keasikan berselancar diinternet hingga lupa waktu
  3. Kecanduan
  4. Kasus bullying DLL
BABIII
PENUTUP

Kesimpulan
      Hadirnya internet memang sangat membantu kehidupan masyarakat. Internet juga membantu anak dalam melakukan aktivitasnya. Tetapi, banyak dampak negatif yang ditimbulkan internet.
Dampak negatif yang ditimbulkan bukanlah masalah sepele. Oleh karena itu, peran orang tua sangat diperlakukan dalam keadaan ini. Orang tua harus selalu mengawasi putra-putrinya dalam menggunakan internet.

Contoh Karya Ilmiah Lengkap

Karya Tulis Ilmiah Lengkap

Contoh Karya Tulis Ilmiah Lengkap
Contoh I
Judul
Karangan Ilmiah
Kebersihan Lingkungan disekitar Kita
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada saya sehingga saya berhasil menyelesaikan Karya Ilmiah ini yang Alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “KEBERSIHAN LINGKUNGAN DISEKITAR KITA”
Karya Ilmiah ini dapat memberikan tentang informasi Pengertian Kebersihan Lingkungan DiSekitar Kita atau yang lebih khususnya membahas penerapan kebersihan lingkungan disekitar kita.
Harapkan karya ilmiah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang kebersihan lingkungan disekitar kita.
Saya menyadari bahwa karya ilmiah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan karya ilmiah ini.
Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan serta dalampenyusunan karya ilmiah ini dari awal sampai akhir. semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita amiin.
Denpasar , 5 Januari 2020
Penyusun

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL……………………………….
KATA PENGANTAR………………………………
DAFTAR ISI………………………………………….
BAB I PENDAHULUAN…………………………
A. Latar belakang…………………………………..
B. Perumusan masalah…………………………..
C. Tujuan penelitian………………………………
D. Metode dan Teknik Penelitian…………….
E. Sistematis Penulisan…………………………..
BAB II PEMBAHASAN
A. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan……………
B. Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan……………………………………………..
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan…………………………………………………………………………………….
B. Saran……………………………………………………………………………………………..
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
    Kebersihan lingkungan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk didalamnya, debu, sampah, dan bau. Di Indonesia, masalah kebersihan lingkungan selalu menjadi perdebatan dan masalah yang berkembang. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan lingkungan setiap tahunya terus meningkat. Promblem tentang kebersihan lingkungan yang tidak kondusif dikarenakan masyarakat selalu tidak sadar akan hal kebersihan lingkungan.
   Tempat pembuangan kotoran tidak dipergunakan dan dirawat dengan baik, akibatnya masalah diare, penyakit kulit, penyakit usus, penyakit pernafasan dan penyakit lain.
Penyakit tersebut yang disebabkan air dan udara sering menyerang golongan keluarga ekonomi lemah. Berbagai upaya pengembangan kesehatan anak secara umum pun menjadi terhambat.
B. Perumusan masalah
     Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, penulis merumuskan beberapa masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ilmiah, yaitu:
Bagaimana kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan?
Bagaimana cara menjaga kebersihan lingkungan disekitar kita?
C. Tujuan Penelitian
Supaya kebersihan lingkungan disekitar kita tetap terjaga.
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
D. Metode dan Teknik Penelitian
     Untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, penulis menggunakan metode observasi dan kepustakaan. Adapun teknik-teknik yang dipergunakanpada penelitian ini adalah sebagai berikut:
Teknik pengamatan langsung, pada teknik ini penulis terjun langsung meneliti ke lapangan untuk mengetahui bagaimana kebersihan lingkungan dan bagaimana peranan pelajar terhadap masalah kebersihan lingkungan.
     Teknik Wawancara , tujuan dari teknik wawancara ini adalah agar diperoleh gambaran yang lebih mengenai kasus yang dibahas.
    Responden meliputi para pelajar, para pengajar, masyarakat sekitar, dan ahli kebersihan lingkungan hidup sebagai sumber informasi mengenai studi kasus masalah kebersihan lingkungan.
Studi Pustaka, pada metode ini, penulis membaca buku-buku dan tuisan yang berhubungan dengan penulisan karya ilmiah serta yang berkaitan dengan masalah lingkungan hidup dan perilaku remaja saja.
E. Sistematis Penulisan
     Pada karya ilmiah ini, penulis akan menjelaskan hasil penelitian dilapangan dimulai dengan bab pendahuluan. Bab ini meliputi latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian serta sistematika penulisan. Bab selanjutnya, penulis melakukan penelitian dilapangan.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
     Kebersihan sebuah cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting dalam kehidupan sehari hari.
     Dan seperti yang kita ketahui bahwa kebersihan merupakan suatu keadaan yang bebas dari segala kotoran, penyakit, dan lain-lain, yang dapat merugikan segala aspek yang menyangkut setiap kegiatan dan perilaku lingkunagn masyarakat.
     Dan bagaimana diketahui bahwa kehidupan manusia sendiri tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial.
Maka sebagai individu harusnya segala aspek yang ada dalam masyarakat harus dapat menjaga kebersihan lingkungan.
     Karena tanpa lingkungan yang bersih setiap individu maupun masyarakat akan menderita sebab sebuah faktor yang merugikan seperti kesehatan, karena kesehatan itu sangat mahal harganya. Sehingga semuanya harus diolah dengan baik dan benar.
     Lingkungan kotor yang kotor berarti pengganggu kesehatan yang juga berarti membuat bibit penyakit. Namun segala sesuatu ada kata perubahan hanya saja dalam segala persoalan-persoalan.
Semua ini tidak dapat dijalankan tanpa sebuah kesadaran dari setiap individu masyarakat maupun kelompok masyarakat untuk menjaga kebersihan. Maka kebersihan itu tidak akan berguna dan menimbulkan banyak kerugian. Sebagaimana kita ketahui bahwa pandangan masyarakat tentang sadar lingkungan sangatlah minim atau berkurang.

B. Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan.
     Berikut Tips dan trik menjaga kebersihan lingkungan:
Dimulai dari diri sendiri dengan cara memberi contoh kepada masyarakat bagaimana menjaga kebersihan lingkungan. Selalu libatkan tokoh masyarakat yang berpengaruh untuk memberikan pengarahan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Perbanyak tempat sampah disekitar lingkungan anda
    Pekerjakan petugas kebersihan lingkungan dengan memberikan imbalan yang sesuai setiap bulannya. Sosialisai kepada masyarakat untuk terbiasa memilah sampah rumah tangga menjadi sampah organik dan non organik. Kreatif dengan membuat souvenir atau kerajinan tangan dengan memanfaatkan sampah.  Atur jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan.

BAB III
PENUTUP

A.Kesimpulan
     Dari hal tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa masyarakat masih belum peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Kebanyakan dari mereka berfikir secara parsial dan hanya ingin menguntungkan diri sendiri, seperti masalah pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, pembuangan limbah pabrik, polusi udara, pencemaran air, dan lain sebagainnya.
     Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan setiap masalah kebersihan setiap tahunya selalu meningkat. Dan mengakibatkan keadaan yang merugikan kota Jogja contohnya: Banjir saat hujan deras.
    Dari hal itu kita harus menyadari kebersihan itu penting. Marilah kita semua menjaga kebersihan secara bersama-sama agar menjadi lingkungan yang bersih dan sehat.

B. Saran
    Penulis menyadari bahwa dalam penulisan karya tulis kebersihan lingkungan disekitar kita ini masih banyak terdapat kekurangan. kekuarangannya yaitu seperti dari segi materi, isi materi, cara penulisan karya tulis ini, untuk itu  penulis meminta saran dari pembaca semua untuk bisa makalah ini bisa lebih sempurna lagi untuk penulisan berikutnya. Atas perhatian pembaca penulis ucapkan terima kasih.

DAFTAR PUSTAKA

Minggu, 02 Februari 2020

PERAN AKREDITASI SEKOLAH / MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN


PERAN AKREDITASI SEKOLAH / MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Drs. Sugeng Sudarsono, M.Pd
Widyaiswra BDK Denpasar
Asesor BAN S/M Provinsi Bali

Abstraksi
Untuk mencapai terselenggaranya pendidikan bermutu, perlunya pengelolaan dan pengendalian instansi pendidikan secara profesional yang juga difokuskan pada akreditasi dan evaluasi. Kedua pilar manajemen ini diharapkan pada akhirnya mampu menghasilkan pendidikan bermutu. Mutu pendidikan itu sendiri merupakan suatu terminologi subjektif dan relatif yang dapat diartikan dengan berbagai cara dimana setiap definisi bisa didukung oleh argumentasi yang sama baiknya. Secara luas mutu dapat diartikan sebagai agregat karakteristik dari produk atau jasa  yang memuaskan kebutuhan konsumen/pelanggan.
Karakteristik mutu dapat diukur secara kuantitatif dan kualitatif, dalam pendidikan, yang bermutu adalah suatu keberhasilan proses belajar yang menyenangkan dan memberikan kenikmatan. Pelanggan bisa berupa mereka yang langsung menjadi penerima produk dan jasa tersebut Peranan akreditasi sekolah sebagai pengawasan dan pengendalian esensinya bahwa mengarahkan sekolah untuk dapat masuk pada program peningkatan mutu yang berorientasi kepada kebutuhan/harapan pelanggan, oleh sebab itu layanan pendidikan suatu lembaga haruslah memperhatikan kebutuhan dan harapan masing-masing pelanggan (kebutuhan dalam peningkatan pendidikan). Hasil dari pengawasan dan pengendalian tentunya akan bertalian pada kepuasan dan kebanggaan dari mereka sebagai penerima manfaat layanan pendidikan yang menjadi acuan bagi program peningkatan mutu layanan pendidikan
Hasil akreditasi sebagai pengendalian tentunya akan berdampak secara produktif dalam merumuskan dan meningkatkan kompetensi guru, manajeman, dan faktor penunjang yang memerlukan penyegaran dalam fungsi lembaga pendidikan sebagai penyampai informasi dan garda terdepan dalam perkembangan dan kemajuan suatu bangsa
Kata Kunci : Akreditasi sekolah/Madrasah, peningkatan, mutu pendidikan

EVALUASI INOVASI PENYELENGGARAAN UJIAN DAN PENILAIAN ON LINE PADA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR TAHUN 2018


EVALUASI INOVASI PENYELENGGARAAN UJIAN DAN PENILAIAN ON LINE   PADA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR  TAHUN 2018
Drs. Sugeng Sudarsono, M.Pd
Widyaiswara Ahli Madya BDK Denpasar E-mail:acien85@gmail.com
Abstrak
Penelitian ini adalah penelitian evaluatif dengan model CIPP bertujuan untuk menjelaskan kualitas inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian on line pada Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun 2018 .Hasil analisis data menunjukkan Kualitas Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  pada  Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun anggaran 2018 ditinjau dari komponen context berada dalam katagori Baik atau Positif dengan  frekuensi skor standar ≥ 50 yaitu f(+) = 9 > f(-) = 7 , Kualitas Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  ditinjau dari komponen Input berada dalam katagori Positif atau baik dengan  frekuensi skor standar ≥ 50 yaitu f(+) = 86 > f(-) = 53, Kualitas Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  ditinjau dari komponen Process berada dalam katagori Positif atau baik dengan  frekuensi skor standar ≥ 50 yaitu f(+) = 11 > f(-) = 5, Kualitas penyelenggaraan Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  ditinjau dari komponen Product berada dalam katagori Positif atau baik dengan  frekuensi skor standar ≤ 50 yaitu f(+) = 70 < f(-) = 53, Kualitas penyelenggaraan Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  pada  Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun anggaran 2018 ditinjau dari komponen context, input, process, dan product adalah pada kategori Positif atau Baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa inovasi penilaian On Line pada Diklat Tenaga Teknis Keagamaan  Balai Diklat Keagamaan Denpasar Tahun 2018 pada kategori SANGAT  BAIK
Kata Kunci : Ujian dan penilaian On line, Context, input, process dan product

RESEP MENJADI PENULIS

Resep Belajar Menjadi Penulis Pelajara yang saya peroleh dihari kedua ini membuat saya menjadi lebih semangat lagi utuk menuli s ...