Rabu, 29 Mei 2013

Metakognisi



MODEL METAKOGNISI  DALAM
PEMBELAJARAN MATEMATIKA
 (Sebuah upaya meningkatkan pembelajaran matematika)
Sugeng Sudarsono

Abstarak
Metakognisi merupakan konsep penting dalam teori kognisi yang secara sederhana didefinsikan sebagai “memikirkan  kembali  apa yang telah dipikirkan”, bahkan ada ahli yang menghubungkan metakognisi dengan fungsi eksekutif kontrol atau pemrosesan informasi. Walaupun pendefinisiannya berbeda, namun secara umum  metakognisi merupakan kesadaran atau pengetahuan seseorang terhadap proses dan hasil berpikirnya (kognisinya) serta kemampuannya dalam mengontrol dan mengevaluasi proses kognitif

Dalam hubungannya dengan pembelajaran matematika metakognisi dapat berperanan dalam membantu siswa menyelesaikan masalah yang dihadapi, terdapat 3 aspek metakognisi yang berbeda yang relevan dengan dalam pembelajaran matematika, yaitu: (1).  Keyakinan dan Intuisi (beliefs and intuitions). Memiliki Ide-ide tentang matematika yang disiapkan untuk menyelesaikan matematika dan bagaimana ide-ide tersebut membentuk cara untuk memecahkan masalah, (2) Pengetahuan seseorang tentang proses berpikirnya, dalam hal ini bagaimana seseorng menguraikan pemikirannya secara tepat. Di sini dibutuhkan pemahaman tentang apa yang diketahuinya, dan bagaimana menyelesaikan tugas yang dibuat, serta (3). Kesadaran diri (Self awareness) atau Pengaturan diri (Self Regulation).  Bagaimana seseorang mengontrol apa yang telah dilakukannya, masalah yang telah diselesaikan dan bagaimana baiknya ia menggunakan hasil pengamatan untuk menyelesaikan masalahnya
Kata Kunci : Metakognisi, keyakinan dan intuisi, apa yang diketahui, bagaimana menyelesaikan, kesadaran diri dan menggunakan hasil pengamatan untuk menyelesaikan masalah

RESEP MENJADI PENULIS

Resep Belajar Menjadi Penulis Pelajara yang saya peroleh dihari kedua ini membuat saya menjadi lebih semangat lagi utuk menuli s ...