Senin, 03 Februari 2020

Karya Tulis Ilmiah Singkat

Karya  Tulis Ilmiah Singkat dan Benar

Singkat Dan Benar

Dampak Internet Bagi Anak

BAB I
PENDAHULUAN

1. Latar Belakang

     Internet dapat dibilang salah satu penemuan terbaik dalam sejarah perkembangan teknologi. Seluruh manusia dibelahan bumi manapun dapat saling bersentuhan.
Kecanggihan yang ia tawarkan membuatnya dapat diakses segala usia. Sehingga, internet juga sering bahkan selalu dipergunakan anak. Dengan kondisi emosi anak yang masih “labil”, internet memiliki pengaruh besar.
2. Rumusan Masalah

    Bagaimana dampak negatif internet bagi anak?

3. Tujuan Penelitian
     Untuk mengetahui dan menjelaskan dampak negatif internet bagi anak.

BAB II
PEMBAHASAN

Dampak Negatif Internet Bagi Anak
     Internet kini sudah menjadi kebutuhan primer bagi anak. Namun, tidak semua anak dapat memanfaatkan internet sesuai kaidahnya. Oleh karena itu, dampak negatif internet diantaranya, yaitu:
  1. Menimbulkan keinginan anak untuk kekerasan
  2. Membuat anak keasikan berselancar diinternet hingga lupa waktu
  3. Kecanduan
  4. Kasus bullying DLL
BABIII
PENUTUP

Kesimpulan
      Hadirnya internet memang sangat membantu kehidupan masyarakat. Internet juga membantu anak dalam melakukan aktivitasnya. Tetapi, banyak dampak negatif yang ditimbulkan internet.
Dampak negatif yang ditimbulkan bukanlah masalah sepele. Oleh karena itu, peran orang tua sangat diperlakukan dalam keadaan ini. Orang tua harus selalu mengawasi putra-putrinya dalam menggunakan internet.

Contoh Karya Ilmiah Lengkap

Karya Tulis Ilmiah Lengkap

Contoh Karya Tulis Ilmiah Lengkap
Contoh I
Judul
Karangan Ilmiah
Kebersihan Lingkungan disekitar Kita
KATA PENGANTAR
Puji syukur saya panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat serta karunia-Nya kepada saya sehingga saya berhasil menyelesaikan Karya Ilmiah ini yang Alhamdulillah tepat pada waktunya yang berjudul “KEBERSIHAN LINGKUNGAN DISEKITAR KITA”
Karya Ilmiah ini dapat memberikan tentang informasi Pengertian Kebersihan Lingkungan DiSekitar Kita atau yang lebih khususnya membahas penerapan kebersihan lingkungan disekitar kita.
Harapkan karya ilmiah ini dapat memberikan informasi kepada kita semua tentang kebersihan lingkungan disekitar kita.
Saya menyadari bahwa karya ilmiah ini masih jauh dari sempurna, oleh karena itu kritik dan saran dari semua pihak yang bersifat membangun selalu saya harapkan demi kesempurnaan karya ilmiah ini.
Akhir kata, saya sampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berperan serta dalampenyusunan karya ilmiah ini dari awal sampai akhir. semoga Allah SWT senantiasa meridhai segala usaha kita amiin.
Denpasar , 5 Januari 2020
Penyusun

DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL……………………………….
KATA PENGANTAR………………………………
DAFTAR ISI………………………………………….
BAB I PENDAHULUAN…………………………
A. Latar belakang…………………………………..
B. Perumusan masalah…………………………..
C. Tujuan penelitian………………………………
D. Metode dan Teknik Penelitian…………….
E. Sistematis Penulisan…………………………..
BAB II PEMBAHASAN
A. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan……………
B. Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan……………………………………………..
BAB III PENUTUP
A. Kesimpulan…………………………………………………………………………………….
B. Saran……………………………………………………………………………………………..
DAFTAR PUSTAKA

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar belakang
    Kebersihan lingkungan merupakan keadaan bebas dari kotoran, termasuk didalamnya, debu, sampah, dan bau. Di Indonesia, masalah kebersihan lingkungan selalu menjadi perdebatan dan masalah yang berkembang. Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan lingkungan setiap tahunya terus meningkat. Promblem tentang kebersihan lingkungan yang tidak kondusif dikarenakan masyarakat selalu tidak sadar akan hal kebersihan lingkungan.
   Tempat pembuangan kotoran tidak dipergunakan dan dirawat dengan baik, akibatnya masalah diare, penyakit kulit, penyakit usus, penyakit pernafasan dan penyakit lain.
Penyakit tersebut yang disebabkan air dan udara sering menyerang golongan keluarga ekonomi lemah. Berbagai upaya pengembangan kesehatan anak secara umum pun menjadi terhambat.
B. Perumusan masalah
     Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan, penulis merumuskan beberapa masalah yang akan dibahas dalam karya tulis ilmiah, yaitu:
Bagaimana kepedulian masyarakat terhadap kebersihan lingkungan?
Bagaimana cara menjaga kebersihan lingkungan disekitar kita?
C. Tujuan Penelitian
Supaya kebersihan lingkungan disekitar kita tetap terjaga.
Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kebersihan lingkungan.
D. Metode dan Teknik Penelitian
     Untuk mendapatkan data dan informasi yang diperlukan, penulis menggunakan metode observasi dan kepustakaan. Adapun teknik-teknik yang dipergunakanpada penelitian ini adalah sebagai berikut:
Teknik pengamatan langsung, pada teknik ini penulis terjun langsung meneliti ke lapangan untuk mengetahui bagaimana kebersihan lingkungan dan bagaimana peranan pelajar terhadap masalah kebersihan lingkungan.
     Teknik Wawancara , tujuan dari teknik wawancara ini adalah agar diperoleh gambaran yang lebih mengenai kasus yang dibahas.
    Responden meliputi para pelajar, para pengajar, masyarakat sekitar, dan ahli kebersihan lingkungan hidup sebagai sumber informasi mengenai studi kasus masalah kebersihan lingkungan.
Studi Pustaka, pada metode ini, penulis membaca buku-buku dan tuisan yang berhubungan dengan penulisan karya ilmiah serta yang berkaitan dengan masalah lingkungan hidup dan perilaku remaja saja.
E. Sistematis Penulisan
     Pada karya ilmiah ini, penulis akan menjelaskan hasil penelitian dilapangan dimulai dengan bab pendahuluan. Bab ini meliputi latar belakang masalah, perumusan masalah, tujuan penelitian serta sistematika penulisan. Bab selanjutnya, penulis melakukan penelitian dilapangan.

BAB II
PEMBAHASAN

A. Kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan.
     Kebersihan sebuah cerminan bagi setiap individu dalam menjaga kesehatan yang begitu penting dalam kehidupan sehari hari.
     Dan seperti yang kita ketahui bahwa kebersihan merupakan suatu keadaan yang bebas dari segala kotoran, penyakit, dan lain-lain, yang dapat merugikan segala aspek yang menyangkut setiap kegiatan dan perilaku lingkunagn masyarakat.
     Dan bagaimana diketahui bahwa kehidupan manusia sendiri tidak bisa dipisahkan baik lingkungan alam maupun lingkungan sosial.
Maka sebagai individu harusnya segala aspek yang ada dalam masyarakat harus dapat menjaga kebersihan lingkungan.
     Karena tanpa lingkungan yang bersih setiap individu maupun masyarakat akan menderita sebab sebuah faktor yang merugikan seperti kesehatan, karena kesehatan itu sangat mahal harganya. Sehingga semuanya harus diolah dengan baik dan benar.
     Lingkungan kotor yang kotor berarti pengganggu kesehatan yang juga berarti membuat bibit penyakit. Namun segala sesuatu ada kata perubahan hanya saja dalam segala persoalan-persoalan.
Semua ini tidak dapat dijalankan tanpa sebuah kesadaran dari setiap individu masyarakat maupun kelompok masyarakat untuk menjaga kebersihan. Maka kebersihan itu tidak akan berguna dan menimbulkan banyak kerugian. Sebagaimana kita ketahui bahwa pandangan masyarakat tentang sadar lingkungan sangatlah minim atau berkurang.

B. Cara Menjaga Kebersihan Lingkungan.
     Berikut Tips dan trik menjaga kebersihan lingkungan:
Dimulai dari diri sendiri dengan cara memberi contoh kepada masyarakat bagaimana menjaga kebersihan lingkungan. Selalu libatkan tokoh masyarakat yang berpengaruh untuk memberikan pengarahan kepada masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan.
Perbanyak tempat sampah disekitar lingkungan anda
    Pekerjakan petugas kebersihan lingkungan dengan memberikan imbalan yang sesuai setiap bulannya. Sosialisai kepada masyarakat untuk terbiasa memilah sampah rumah tangga menjadi sampah organik dan non organik. Kreatif dengan membuat souvenir atau kerajinan tangan dengan memanfaatkan sampah.  Atur jadwal untuk kegiatan kerja bakti membersihkan lingkungan.

BAB III
PENUTUP

A.Kesimpulan
     Dari hal tersebut kita dapat mengambil kesimpulan bahwa masyarakat masih belum peduli terhadap kebersihan lingkungan sekitarnya. Kebanyakan dari mereka berfikir secara parsial dan hanya ingin menguntungkan diri sendiri, seperti masalah pembuangan sampah yang tidak pada tempatnya, pembuangan limbah pabrik, polusi udara, pencemaran air, dan lain sebagainnya.
     Kasus-kasus yang menyangkut masalah kebersihan setiap masalah kebersihan setiap tahunya selalu meningkat. Dan mengakibatkan keadaan yang merugikan kota Jogja contohnya: Banjir saat hujan deras.
    Dari hal itu kita harus menyadari kebersihan itu penting. Marilah kita semua menjaga kebersihan secara bersama-sama agar menjadi lingkungan yang bersih dan sehat.

B. Saran
    Penulis menyadari bahwa dalam penulisan karya tulis kebersihan lingkungan disekitar kita ini masih banyak terdapat kekurangan. kekuarangannya yaitu seperti dari segi materi, isi materi, cara penulisan karya tulis ini, untuk itu  penulis meminta saran dari pembaca semua untuk bisa makalah ini bisa lebih sempurna lagi untuk penulisan berikutnya. Atas perhatian pembaca penulis ucapkan terima kasih.

DAFTAR PUSTAKA

Minggu, 02 Februari 2020

PERAN AKREDITASI SEKOLAH / MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN


PERAN AKREDITASI SEKOLAH / MADRASAH DALAM MENINGKATKAN MUTU PENDIDIKAN Drs. Sugeng Sudarsono, M.Pd
Widyaiswra BDK Denpasar
Asesor BAN S/M Provinsi Bali

Abstraksi
Untuk mencapai terselenggaranya pendidikan bermutu, perlunya pengelolaan dan pengendalian instansi pendidikan secara profesional yang juga difokuskan pada akreditasi dan evaluasi. Kedua pilar manajemen ini diharapkan pada akhirnya mampu menghasilkan pendidikan bermutu. Mutu pendidikan itu sendiri merupakan suatu terminologi subjektif dan relatif yang dapat diartikan dengan berbagai cara dimana setiap definisi bisa didukung oleh argumentasi yang sama baiknya. Secara luas mutu dapat diartikan sebagai agregat karakteristik dari produk atau jasa  yang memuaskan kebutuhan konsumen/pelanggan.
Karakteristik mutu dapat diukur secara kuantitatif dan kualitatif, dalam pendidikan, yang bermutu adalah suatu keberhasilan proses belajar yang menyenangkan dan memberikan kenikmatan. Pelanggan bisa berupa mereka yang langsung menjadi penerima produk dan jasa tersebut Peranan akreditasi sekolah sebagai pengawasan dan pengendalian esensinya bahwa mengarahkan sekolah untuk dapat masuk pada program peningkatan mutu yang berorientasi kepada kebutuhan/harapan pelanggan, oleh sebab itu layanan pendidikan suatu lembaga haruslah memperhatikan kebutuhan dan harapan masing-masing pelanggan (kebutuhan dalam peningkatan pendidikan). Hasil dari pengawasan dan pengendalian tentunya akan bertalian pada kepuasan dan kebanggaan dari mereka sebagai penerima manfaat layanan pendidikan yang menjadi acuan bagi program peningkatan mutu layanan pendidikan
Hasil akreditasi sebagai pengendalian tentunya akan berdampak secara produktif dalam merumuskan dan meningkatkan kompetensi guru, manajeman, dan faktor penunjang yang memerlukan penyegaran dalam fungsi lembaga pendidikan sebagai penyampai informasi dan garda terdepan dalam perkembangan dan kemajuan suatu bangsa
Kata Kunci : Akreditasi sekolah/Madrasah, peningkatan, mutu pendidikan

EVALUASI INOVASI PENYELENGGARAAN UJIAN DAN PENILAIAN ON LINE PADA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR TAHUN 2018


EVALUASI INOVASI PENYELENGGARAAN UJIAN DAN PENILAIAN ON LINE   PADA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN DENPASAR  TAHUN 2018
Drs. Sugeng Sudarsono, M.Pd
Widyaiswara Ahli Madya BDK Denpasar E-mail:acien85@gmail.com
Abstrak
Penelitian ini adalah penelitian evaluatif dengan model CIPP bertujuan untuk menjelaskan kualitas inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian on line pada Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun 2018 .Hasil analisis data menunjukkan Kualitas Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  pada  Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun anggaran 2018 ditinjau dari komponen context berada dalam katagori Baik atau Positif dengan  frekuensi skor standar ≥ 50 yaitu f(+) = 9 > f(-) = 7 , Kualitas Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  ditinjau dari komponen Input berada dalam katagori Positif atau baik dengan  frekuensi skor standar ≥ 50 yaitu f(+) = 86 > f(-) = 53, Kualitas Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  ditinjau dari komponen Process berada dalam katagori Positif atau baik dengan  frekuensi skor standar ≥ 50 yaitu f(+) = 11 > f(-) = 5, Kualitas penyelenggaraan Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  ditinjau dari komponen Product berada dalam katagori Positif atau baik dengan  frekuensi skor standar ≤ 50 yaitu f(+) = 70 < f(-) = 53, Kualitas penyelenggaraan Inovasi penyelenggaraan ujian dan penilaian  on line  pada  Balai Diklat Keagamaan Denpasar tahun anggaran 2018 ditinjau dari komponen context, input, process, dan product adalah pada kategori Positif atau Baik. Dengan demikian dapat disimpulkan bahwa inovasi penilaian On Line pada Diklat Tenaga Teknis Keagamaan  Balai Diklat Keagamaan Denpasar Tahun 2018 pada kategori SANGAT  BAIK
Kata Kunci : Ujian dan penilaian On line, Context, input, process dan product

Selasa, 19 Februari 2019

EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN DIKLAT DALAM MENINGKATKAN KEPROFESIAN GURU


EFEKTIVITAS PENYELENGGARAAN DIKLAT DALAM MENINGKATKAN KEPROFESIAN  GURU
Drs. SUGENG SUDARSONO, M.Pd
WIDYAISWARA MADYA BALAI DIKLAT KEAGAMAAN

Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan efektivitas penyelenggaraan Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Bagi Guru Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah di Kementrian Agama Kab. Jembrana.dalam meningkatkan keprofesian guru  Sampel dan polulasi penelitian ini adalah seluruh peserta Diklat Teknis Substantif Peningkatan Kompetensi Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) Bagi Guru Madrasah Tsanawiyah dan Madrasah Aliyah di Kementrian Agama Kab. Jembrana berjumlah 40 orang. Data diperoleh berupa kuantitaif hasil isian angket/ kuesioner. Data selanjutnya dianalisis secara diskripsi kuantitatif denga skala PAP. Dari hasil analisis data didapat kegiatan pelaksanaan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Penilaian Kinerja Guru (PKG) dan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB) efektif meningkatkan kinerja peserta Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) dengan ditunjukkan 22,5 % efektif dan 77,5 % sangat efektif.
Kata Kunci : Efektivitas Diklat dan Keprofesian Guru.

Rabu, 29 November 2017

MENUJU DIKLAT BERKWALITAS

MENUJU PELAKSANAAN DIKLAT BERKWALITAS
Kajian Analisis Model Pengajuan Proposal dan Kuesioner Pra Diklat Sebagai Analaisis Kebutuhan Diklat di Balai Diklat Keagamaan Denpasar

Drs Sugeng Sudarsono, M.Pd
Abstrak: Pendidikan dan pelatihan sebagai bagian integral dari kebijakan personil dalam rangka pembinaan pegawai disamping sebagai sarana pembinaan yang bertujuan untuk meningkatkan kemampuan teknis, juga untuk memantapkan sikap mental pegawai. Pendidikan dan pelatihan merupakan alat untuk menyesuaikan antara tanggung jawab dan pekerjaan dengan kemampuan, keterampilan dan kecakapan serta keahlian dari pegawai. Kebijaksanaan organisasi pada umumya menyarankan agar setiap pegawai diberi kesempatan untuk melanjutkan pendidikan dan pengembangan kepribadian, sehingga dapat meningkatkan pengetahuan serta keterampilan yang pada akhirnya mampu meningkatkan kinerja. Analisis Kebutuhan Diklat (AKD) merupakan proses yang berkelanjutan pengumpulan data, untuk menentukan apa kebutuhan pelatihan ada, sehingga pelatihan apa  yang dapat dikembangkan untuk membantu organisasi mencapai tujuan. Model Analisis Kebutuhan Balai Diklat Keagamaan Denpasar adalah dengan Pengajuan Proposal Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan , dan Kuesionar Pra Pendidikan dan Pelatihan

Kata Kunci : AKD, Proposal, Kuesioner, Pendidikan dan Pelatihan

Kamis, 20 November 2014

MENJADI GURU FAFORIT DAN MENGINSPIRASI

MENJADI GURU FAFORIT DAN  MENGINSPIRASI

Seorang guru harus menyenangi profesinya sebagai pengajar. Seseorang yang tidak menyukai profesinya, akan merasa tertekan dan mudah mengeluh. Di antara indikator kesenangan terhadap profesi adalah pengembangan diri yang terus-menerus, tidak pernah berhenti belajar, dan melakukan profesinya dengan senang hati.
Profesi guru berhubungan dengan kasih sayang, kreativitas, disiplin, penyelesaian masalah, pertumbuhan kepribadian, keajaiban. Tidak ada tugas yang lebih berat dari pada mendidik anak-anak untuk berprestasi dalam masyarakat yang bebas dan demokratis.

RESEP MENJADI PENULIS

Resep Belajar Menjadi Penulis Pelajara yang saya peroleh dihari kedua ini membuat saya menjadi lebih semangat lagi utuk menuli s ...